Beberapa Tips Bagaimana Dapat Kerja Cepat

Beberapa Tips Bagaimana Dapat Kerja Cepat

Pernah gak sih, merasa uring-uringan karena tidak bisa berkonsentrasi bekerja, karena merasa penat dengan pekerjaan hingga akhirnya semua kerjaan anda seperti dilanda kebingungan? Hingga akhirnya anda bertemu dengan artikel ini, dan bertanya bagaimana sebenarnya cara mendapat pekerjaan baru dengan cepat?

Pekerjaan bisa dianalogikan sebagai suatu tujuan atau tempat berlabuh, tentu anda bisa menuju ke sana jika anda mempersiapkannya, dan belajar terlebih dahulu bagaimana caranya untuk ke sana. Berikut ini simak beberapa tips dari tim Jooble, situs lowongan kerja internasional!

Jangan Berhenti Sebelum Dapat Baru

Jangan berhenti sebelum mendapatkan pekerjaan yang baru. Mungkin nasehat ini terdengar kuno terutama bagi generasi milenial yang memiliki standar ekspektasi yang sangat tinggi tentang karir. Ada beberapa tiga poin penting yang harus dipikirkan [1]:

– Apakah anda memiliki kestabilan finansial yang diperlukan untuk 6 bulan hingga 1 tahun ke depan? Karena keadaan ekonomi yang tidak ramah bagi pengangguran dan industri yang semakin saturated, akan mempersulit anda untuk sampai ke tahap interview.

– Beberapa hiring manager (meskipun tidak semua) akan memiliki pertanyaan tentang mengapa anda mengambil leap of faith untuk meninggalkan pekerjaan tanpa persiapan yang jelas, bahkan beberapa orang akan menganggap ini sebagai suatu lompatan impulsif yang tidak dewasa

– Secara psikologis waktu menganggur yang terlalu lama akan membuat anda tertekan, dan bahkan membuat anda tampil di bawah standar interview, dan anda mengambil pekerjaan apapun itu, dan kembali lagi ke titik awal. Agak klise sih, tapi sebelum berhenti sudah seharusnya anda memikirkan dampak yang lebih buruk lagi ketika anda menganggur. Makanya ketika sudah tidak nyaman lagi dan ingin resign, sebarkan lamaran anda, bersabar, dan berhenti ketika sudah mendapat pengganti.

Source : https://www.thejobnetwork.com

Memanfaatkan Link (Referensi Internal)

Anda harus pintar memanfaatkan link. Punya link kenapa tidak digunakan?

Karena menurut riset cara melamar pekerjaan dengan mengirimkan CV atau resume secara tidak terarah, hanya memiliki kemungkinan 1 dari 270 ( lebih kecil dari 1%) untuk berhasil sampai ke tahap interview [2]. Maka dari itu kita dituntut untuk lebih kreatif saat mencari pekerjaan.

Untuk apa malu bertanya kepada klien, teman, saudara, hingga rekan apakah punya informasi lowongan. Nanti kelak, ada saatnya mereka juga membutuhkan anda. Tentu saja pertanyaan mengenai informasi lowongan ini harus ditanyakan dengan cara yang elegan dan tidak terkesan kalau anda sangat membutuhkan.

Job Fair

Mungkin anda merasa selevel anda datang ke job fair, bikin malu saja. Padahal justru itu anda tidak boleh sepele dengan job fair. Ada banyak kemungkinan dan bukan tak mungkin anda menemukan “jodoh” pekerjaan anda di job fair. Namun anda harus mengingat tips-tips penting yang harus disiapkan ketika anda ingin pergi ke job fair [3]:

– Pastikan penampilan anda sudah selayaknya seperti anda akan interview, karena di tengah kerumunan, anda butuh menampilkan versi terbaik anda dan memberikan kesan yang baik.

– Persiapkan untuk membawa banyak copy dari resume atau CV anda.

– Pelajari dan lakukan riset sebanyak mungkin tentang perusahaan yang ada di sana.

– Pastikan anda memiliki cara memperkenalkan diri yang menarik dan menyenangkan bagi hiring manager ataupun recruiter.

– Simpan kartu nama setiap perusahaan yang melakukan interview singkat dengan anda.

– Esoknya setelah mengikuti job fair, berikan email ataupun hubungi pihak yang terkait secara singkat bahwa anda telah mengirim resume dan dokumen yang dibutuhkan.

Head Hunter

Di sinilah letak untungnya berteman dengan head hunter. Mereka memiliki pengetahuan tentang kondisi pasar untuk industri yang anda geluti. Mereka juga bergelut dengan ratusan hingga ribuan orang setiap tahunnya, sehingga mereka dipercaya oleh klien-klien mereka untuk menemukan kandidat terbaik, dan head hunter mengetahui bagaimana caranya mengarahkan transisi karir anda [4].

Jadi manfaatkan posisi pertemanan anda dengan bertanya kepada para head hunter yang anda kenal, apakah mereka sedang membutuhkan orang dengan profesi yang sesuai dengan keahlian anda. Jangan malu untuk mempromosikan keahlian dan kemampuan anda.

Lamar Langsung

Terkadang anda tidak perlu menunggu sampai perusahaan yang diincar membuka lowongan. Apabila anda sudah mengetahui posisi yang anda inginkan, kontak bagian personalia, dan kemampuan anda spesifik untuk industri tersebut, tidak ada salahnya untuk langsung melamar. Bangun kepercayaan diri anda untuk melamar langsung, karena perusahaan kadang memiliki lowongan yang belum sempat diedarkan di iklan ataupun mereka baru saja kehilangan karyawannya yang mengundurkan diri.

Persiapkan CV Cemerlang

Persiapkan CV cemerlang andalan anda. Resume yang baik, teliti dan memikat tentunya akan menjerat hati perusahaan. Apalagi kalau anda memang memiliki kualifikasi yang dicari, tentu saja perusahaan akan dengan senang hati akan menerima lamaran anda tanpa menunggu lama.

Source : http://www.enjoymyanmarholiday.com

Ada beberapa tips tentang bagaimana cara membuat CV ataupun resume yang terbaik, dan memang di beberapa industri memiliki ekspektasi yang berbeda. Misalnya pekerjaan disain interior akan meminta CV yang menonjol secara estetika, sedangkan pekerjaan engineering menginginkan CV yang lebih to-the-point dan tidak mencolok mata.

Namun secara gambaran besar, patut diingat bahwa CV merupakan cara singkat untuk memperkenalkan diri. Maka dianjurkan CV hanya dalam 1 halaman, dan jika pun lebih, tidak lebih dari 3 halaman.

Sekian tips karir dari kami. Semoga bisa bermanfaat bagi mereka yang sedang galau tentang karirnya. Untuk mencari pekerjaan dengan sistem pencarian yang mudah, kami merekomendasikan menggunakan Jooble, karena fitur pencariannya dilengkapi dengan bantuan filter seperti : kisaran gaji, tipe pekerjaan (permanen atau paruh waktu), hingga lokasi di mana kantor tersebut berada. Selamat mencari kerja!

 

 

 

Penulis : Amalia Lais – Jooble
Editor : Rana Gemilang

Source :
[1] Jordan Perez – Glasdoor https://www.fastcompany.com/40531841/how-to-know-whether-you-should-quit-your-job-without-a-plan
[2] What Color is Your Parachute ; Dick Bolles (2015)
[3] Peggy Mckee https://www.workitdaily.com/job-fair-should-you-attend/
[4] Maude Lepine https://www.recrutementprecision.ca/en/blog/maude-lepine/3-reasons-why-a-headhunter-should-become-your-best-friend

Featured Image : Janos Huszti – https://www.saatchiart.com