3 Top Movie-Related Youtube Channel dan Mengapa Kalian Harus Subscribe Mereka

3 Top Movie-Related Youtube Channel dan Mengapa Kalian Harus Subscribe Mereka

resize_1382346544_uploads_images_95ce4d047196e62a46fff973877fbc24_jpg_610x0_85

I am a passionate movie-goer. Well… not as much as I used to if I could be honest.

Sejak September 2015, saya sudah terdaftar sebagai seorang mahasiswa S2 di salah satu intitusi pendidikan bonafid di Belanda. Dengan status universitas yang seperti itu pun, tentu saja standar pendidikan yang diberikan sangat tinggi. Begitu juga dengan penilaiannya. Dengan demikian, banyak waktu saya yang termakan untuk belajar, belajar, dan belajar.

Hobi saya untuk menonton film pun terkadang harus saya tinggalkan. Dikarenakan keterbatasan waktu untuk bisa menjalani hobi tersebut pun tentu saja saya jadi agak picky dalam memilih film yang ingin saya tonton. Terkadang saya refer diri saya ke website-website review aggregator seperti Rotten Tomatoes dan IMDb. Walaupun sebagian besar informasi yang diberikan adalah true representation dari bagaimana film tersebut, namun sebenarnya situs-situs seperti ini suka ter-influence oleh bias para kritikus film dan media yang mendapat free preview, namun di embargo untuk memberikan review-review yang bagus sebelum film turun tayang sehingga meningkatkan ekspektasi penonton.

Masih ingat reboot Fantastic Four 2015? 2 minggu sebelum filmnya tayang di publik, tomato meternya mencapai 92% (certified fresh). Ditambah dengan review-review yang overwhelming dari media di twitter dan artikel-artikel di internet, seakan meningkatkan ekspektasi kita sebagai penonton. Walaupun apabila kita membaca drama behind-the-scenenya pun pasti akan langsung berfikir kalau film ini akan penuh cacat. Lalu apa yang terjadi setelah publik menyaksikan filmnya? Fantastic Four sekarang menjadi salah satu film terburuk sepanjang masa dengan tomato meter terendah. (And I thought the days of horrific superhero movies were over). Hal yang serupa terjadi dengan film Warcraft yang sepertinya sangat dibenci oleh para kritikus film. Walaupun sebenarnya film ini jauh lebih baik dari apa yang dideskripsikan di review aggregator sites.

Dengan berbagai macam bias yang saya temui di internet, kemana saya mencari rekomendasi film yang layak ditonton? Tentu saja ke Youtube. Di tulisan ini, saya ingin memberikan beberapa rekomendasi Youtubers yang bernaung di dunia film. Tentu saja dengan cara penyampaian dan konten mereka masing-masing yang menurut saya sangat menarik sehingga saya akhirnya menjadi subscriber setia mereka. Oh, dan untuk alasan konsistensi, saya akan memberikan link ke review mereka untuk film yang sama yaitu the critically acclaimed…. “Captain America : Civil War” (Yes, I am a CBM nerd). So here goes!

ANDRE “BLACK NERD”

Tagline dari Andre adalah “I’m gonna give you the good, I’m gonna give you the bad, and I’m gonna give you the nerdy.” Andre selalu memulai reviewnya dengan pros and cons, dan di akhir dia selalu membahas tentang fan service moments di sebuah film (yang sangat wajar dilakukan di film-film adaptasi komik). Tapi bukan itu x-factornya. Andre sangat menarik untuk ditonton karena pembawaannya yang terkadang agak kekanak-kanakan dan berlebihan yang sering memberikan elemen komedik di dalam videonya.

Downside dari channel Andre “Black Nerd” adalah, dia hanya me-review comic book dan science fiction movies (dan weekly review serial Teenage Mutant Ninja Turtles dan Power Rangers) sehingga dia tidak banyak memberikan rekomendasi tentang film lain yang sedang tayang. Tapi, kalau kamu fans Ninja Turtles yang ingin menonton review film yang lucu, geeky, dan agak childish, ini channel yang cocok buat kamu.

MR. SUNDAY MOVIES

Berbeda dengan Andre, video-video Mr. Sunday Movies hanya terdiri dari kumpulan gambar dan video, dan voiceover dari pemilik channel bernama James dengan aksen Inggrisnya yang kental. Walaupun film yang di-review oleh Mr. Sunday Movies juga kebanyakan adalah comic book movies, review yang diberikan lebih dalam, sehingga kita bisa mendapat informasi tentang kualitas film dari segi writing, story, directing, character depiction, dan what worked and what didn’t.

James juga lebih banyak memaparkan tentang fan service moments dalam sebuah film adaptasi komik, terutama di video ulasan-ulasan easter eggs-nya. Ditambah dengan bumbu occasional British sarcasm di sebagian besar videonya, Mr. Sunday Movies adalah salah satu movie-related Youtube channel yang menurut saya paling informatif dan menghibur.

CHRIS STUCKMANN

There’s no doubt that Chris Stuckmann is one of the best movie critic on Youtube today. Beberapa orang mungkin akan merekomendasikan Jeremy Jahns, atau SchmoesKnows. Masalah dari Jeremy Jahns adalah dia terlalu banyak memberikan hand gesture yang mengganggu, dan review yang diberikan sebagian besar sangat flat dan bland karena yang dibahas sebagian besar adalah plot bukan kualitas produksi. Selain komentar yang biasa dia berikan sebagian besar cuma “epic” dan “cool“. Schmoes pun demikian. Ditambah dengan production value mereka yang kurang baik.

Chris Stuckmann gets occasional early media preview, yang berarti kamu akan sering mendapat review film baru lebih cepat. Dia juga sangat detail dalam review-reviewnya. He would say things about the cinematography, character motivation, the seriousness of a movie, or simply how too much jump scare will ruin a horror movie. Selain review-review film paling baru, dia juga suka memberikan movie analysis tentang film-film yang rumit seperti Only God Forgives dan Interstellar. Stuckmann sure is no Ebert. But I think he’s on his way. He even wrote a book as a proof of his capabilities.

And that’s my top 3 movie related Youtube channels that you should also subscribe to. If you have any other channels to check out, don’t forget to share it on the comment section below.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *