Manga Untuk Mereka Yang Suka Hal Berbeda

Manga Untuk Mereka Yang Suka Hal Berbeda

Peringatan, post berikut ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang 21 tahun ke atas; Dan memiliki toleransi yang tinggi terhadap konten grafik dan cerita yang mampu merusak mental atau mood seseorang.

Manga, kartun atau komik yang berasal dari Jepang yang selama ini memiliki korelasi yang kuat dengan bacaan anak-anak kini kian bergeser, karena kontennya yang semakin beragam, banyak topik menantang yang semakin diangkat di dalam media ini. Lalu keuntungan dari manga sendiri ialah, tidak seperti novel, mereka memiliki media bantuan yakni gambar, untuk memberikan bentuk yang lebih kokoh untuk para pembacanya untuk mengenali karakter ataupun adegan.

Penulis sendiri mengakui bahwa sangat tertarik untuk membaca manga tersebut mulai dari yang kontennya tipikal anak muda seperti Dragon Ball dan kawan-kawan, hingga manga dengan konten dewasa seperti Berserk ataupun Vagabond. Seiring itu juga, karena rasa penasaran terus menghantui, kadang saya sering terjerumus dengan konten-konten kategori yang tabu, mengerikan, hingga begitu aneh untuk bahkan diceritakan ke teman saya sendiri. Namun karena rasa penasaran saya sendiri, akhirnya saya berhasil menghabiskan manga tersebut, dan selalu ada aftertaste yang aneh setelah selesai membacanya.

Peringatan kedua, jika hanya penasaran, cukup baca artikelnya saja, tidak perlu klik link untuk membaca manga tersebut lebih lanjut. Bagi yang masih ngotot untuk membaca artikel ini, walaupun konten dewasa dan berbahayanya tidak akan saya tunjukkan seutuhnya, saya akan mencoba merangkum mengapa meskipun manga ini begitu kontroversial, saya tetap merekomendasikan pembaca untuk setidaknya mencoba memilih satu dari kelima pilihan di bawah.

Note: tidak ada spoiler untuk list di bawah ini.

1.Homunculus – Hideo Yamamoto

Homunculus memiliki arti manusia kecil, kata-kata ini sendiri menjadi tren di sekitar tahun 1600 saat dunia alchemy atau kegiatan melakukan perubahan substansi dari suatu substansi, ke substansi lain, atau menyempurnakan suatu substansi yang mencampurkan unsur filosofis ke dalam praktek percobaan kimiawi. Homunculus ini merupakan representasi karakter seseorang yang digambarkan sebagai jiwa atau pengendali tubuh manusia, mereka digambarkan seperti menduduki kursi di dalam otak manusia. Mereka juga digambarkan dengan tubuh yang tidak proporsional, dengan anggapan tubuh yang memiliki andil rasa / sensitivitas yang lebih besar, akan digambarkan lebih besar pula.

Hideo Yamamoto yang lahir di tahun 1968 ini sudah lama mengekspresikan karyanya dengan topik kriminal, orientasi seksual yang aneh, dan batas-batas psikologi seseorang. Di dalam manga ini, pembaca akan dipertemukan dengan karakter yang memiliki kepribadian yang rumit, dan entah mengapa tertarik untuk melakukan trepanning, singkatnya, kegiatan melubangi bagian atas dari tengkorak hingga ke bagian kulitnya. Praktek ini sendiri lazim dilakukan pada zaman prasejarah hingga zaman sebelum masehi, meskipun tidak terbukti, praktek ini dipercayai mampu mengurangi gejala migraine akut, menyembuhkan epilepsi dan penyakit mental.

homunculus_manga

Source : Yamamoto, Hideo http://www.isharemanga.com/manga/homunculus/v09/c004/

Topik yang dibahas akan mencakup hal-hal tentang penyakit kejiwaan seseorang, trauma, dan pencarian jati diri manusia yang tidak kunjung berakhir. Gaya penulisan yang simpel dan ditemani dengan gaya gambar yang sangat memperhatikan detil di tiap sudutnya, menjadikan manga ini memiliki nilai tambah yang luar biasa. Pembaca dapat merasakan perubahan karakter dari volume pertama hingga terakhir yang membuat pembaca agak mual dan mempertanyakan hidup dari lahir.

Yang akan menyukai manga ini : psikopat, mereka yang tertarik dengan ragam batas psikologi manusia, mereka yang imajinatif, mereka yang terus bertanya

2.Welcome to the N.H.K. – Tatsuhiko Takimoto & Kenji Oiwa

Hikikomori merupakan suatu kata lain dari istilah Jepang untuk individu yang memilih untuk menarik diri dari lingkungan sosial secara akut. Fenomena yang mungkin terdengar janggal, mereka yang mengidap sindrom ini tidak akan pernah keluar dari kamarnya kecuali ada hal yang benar-benar mengharuskan mereka. Kamar mereka pun umumnya berisikan sampah-sampah makanan karena mereka memilih bersembunyi ketimbang keluar dari kamarnya. Saat ini penulis tidak akan membahas panjang lebar tentang teori asal-usul pergerakan tren seperti ini, namun singkatnya, manga ini akan bercerita tentang seseorang yang menutup diri dari interaksi sosial apapun.

N.H.K. ni Yokoso atau Welcome to the N.H.K ini pertama kali diliris sebagai novel oleh Tatsuhiko Takimoto yang pernah di dalam hidupnya menjadi hikikomori, karena tulisannya begitu fenomenal dan menarik, Kenji Oiwa yang merupakan ilustrator dan pembuat manga pun mengangkatnya menjadi suatu manga yang ditampilkan secara ringan. Gaya gambarnya cenderung simpel, bahkan terlihat seperti manga untuk anak kecil ketimbang untuk dewasa, karena topiknya yang begitu berat dan kompleks, kombinasi keduanya menjadikan manga ini sebagai sesuatu yang mengalir tanpa harus merasa aneh saat membacanya.

welcometonhk_manga

Source : Oiwa, Kenji http://www.amazon.com/Welcome-N-H-K-Season-1/dp/B002VJC1O6

Penulis sendiri mengaku sempat tergila-gila dengan materi manga ini; Konsep-konsep konspirasi yang didapat oleh kebanyakan mereka yang suka membaca dan mencari informasi, karena dunia yang berkembang begitu pesatnya misalnya, sebagai seorang individu yang tak berdaya di tengah keramaian, akan sangat mudah untuk merangkum bahwa dunia ini tidak adil dan merupakan hasil konspirasi dari sekumpulan orang untuk membuat orang lain menderita demi kesenangan sekelompok orang tertentu. Manga ini juga tidak pernah ragu-ragu membahas tentang adiksi narkotika, gangguan orientasi seksual, menggambarkan depresi sebagai penyakit mental yang sesungguhnya, delusional personality disorder, hingga adiksi film porno akut yang mengganggu produktivitas seseorang.

Yang akan menyukai manga ini : orang yang depresi, orang yang belum dapat kerja atau kuliah, orang yang menghabiskan waktunya berlebihan di situs dewasa

3.Ichi The Killer – Hideo Yamamoto

Kembali ke karya Hideo Yamamoto yang lainnya. Manga ini dirilis sebelum karyanya Homunculus. Tidak perlu berpanjang lebar untuk karyanya yang satu ini. Manga ini membahas kehidupan seorang pembunuh yang memiliki gangguan mental, gaya cerita di manga ini ketimbang di karya sebelumnya, lebih linear dan mudah ditebak, namun konten ilustrasi yang digambarkan kadang begitu sadisnya hingga penulis sendiri harus menghentikan untuk membaca manga tersebut dua-tiga hari sebelum melanjutkannya kembali.

ichithekiller_manga

Source : Yamamoto, Hideo http://www.openmanga.co/ichi-the-killer/2

Nilai moral menjadi pertanyaan yang besar dan topik yang secara tersembunyi atau implisit dibahas di tengah gaduhnya gambar penuh darah di setiap halamannya. Ketika suatu pembunuhan demi pembunuhan mengandung unsur konsensual, dan kedua belah pihak telah mengerti konsekuensi atas apa yang dilakukan, di mana seharusnya moral atau dasar hukum diletakkan?

Di setiap halamannya akan terasa adrenalin demi adrenalin meningkat, dan rasa takut membaca di halaman pertama, menjadi rasa penasaran di halaman selanjutnya akan membuat pembaca sedikit merasa bersalah karena lambat laun merasa menjadi seorang psikopat.

Yang akan menyukai manga ini : psikopat, orang dengan perilaku sadistis, orang yang butuh bantuan professional

4.Oyasumi Punpun – Inio Asano

Merupakan favorit penulis! Penulis sendiri menghabiskan seluruh volume ini ketika sedang mengerjakan tugas akhir kuliah. Inio Asano sendiri merupakan pencipta dari manga Solanin yang merupakan manga yang diangkat menjadi film besar di Jepang sana. Lahir di tahun 1980, Inio Asano merupakan penulis manga yang sangat mengangkat tema realis di dalam karya-karyanya. Kemampuannya membuat pembaca jatuh hati dengan karakter yang kerap menciptakan kesalahan-kesalahan yang manusiawi. Unsur psikologi pun tak jarang secara implisit dibahas dengan gaya bicara yang naratif.

Punpun di manga ini akan mengalami perjalanan tentang hidup, yang tidak linear, tidak seperti kebanyakan manusia, dan yang lebih anehnya lagi, di dalam gambar ini, tidak digambarkan dengan wajah manusia. Tema yang diangkat merupakan perubahan-perubahan kumulatif yang kecil namun perlahan menggantikan hati nurani seorang individu menjadi seseorang yang lebih kompleks, memiliki subjektivitas moral yang sulit untuk ditentang jika pembaca benar-benar memposisikan diri sebagai karakter tersebut.

oyasumipunpun_manga

Source : Asano, Inio http://kissmanga.com/Manga/Oyasumi-Punpun/Vol-009-Ch-099-Read-Online?id=92648

Manga ini akan mengingatkan masa-masa sunyi di hidup pembaca, ketika pembaca mulai merasakan momen-momen infinite di dalam hidup, walaupun hanya beralaskan rerumputan dan beratapkan langit, seperti menyusun susunan puzzle-puzzle yang lama kita biarkan tersusun berantakan. Oyasumi Punpun akan menemani pembaca untuk menjadi sosok yang lebih toleran dan perlahan dalam menilai kesalahan seseorang.

Yang akan menyukai manga ini : introvert, mereka yang ingin lari sementara dari derasnya kehidupan

5.Aku no Hana – Shuzo Oshimi

The Flowers of Evil atau Aku no Hana, merupakan translasi dari judul karya Charles Baudelaire yang berjudul Les Fleurs du Mal. Karya Charles ini dikenal modernis yang menjunjung tinggi pemberontakan nilai-nilai moral yang diturunkan dari agama, kultur dan budaya; Juga hadir sebagai kritik bagi komunitas yang tidak menyelami makna sebenarnya dari keindahan suatu kenaifan atau kepolosan hasrat, perasaan, dan tindakan suatu individu.

Manga ini akan terasa konyol jika membaca hanya untuk beberapa bagian pertama, namun konteks moral secara implisit akan dibahas, menggambarkan rasa menggebu-gebu seseorang yang ingin mengeksplor rasa takut untuk menjadi satu bagian dengan komunitas yang konformis yang cenderung membosankan, lalu menjadi impulsif untuk memenuhi hasrat-hasrat tersebut dan tenggelam dalam adrenalin yang adiktif.

akunohana_manga

Source : Oshimi, Shuzo http://myfigurecollection.net/club/1117_aku_no_hana

Pembaca akan merasakan perasaan frustrasi dan terjebak dengan rutinitas sehari-hari yang sama, dan menginginkan untuk setidaknya sesekali menjahili seseorang hanya untuk membangkitkan keseruan yang telah lama hilang. Manga ini begitu polos dan jujur seperti anak kecil, unik, dan berani membahas topik yang bodoh, namun jika ditelaah secara simbolis, pembaca akan menemukan arti yang lebih dalam.

Yang akan menyukai manga ini : penggemar buku & puisi, mereka dengan jiwa pemberontak

Demikian list singkat namun panjang secara deskripsi yang penulis telah bantu jelaskan, semoga dapat menambah referensi bacaan di tengah hiruk pikuknya kehidupan.